Sabtu, 13 April 2024

KANDUNGAN SKINCARE UNTUK KULIT BERJERAWAT


 

KANDUNGAN SKINCARE UNTUK KULIT BERJERAWAT

Memilih skincare untuk kulit berjerawat harus selektif dan hati-hati. Sebab, jika salah justru bisa membuat jerawat semakin meradang. Nah, dengan banyaknya pilihan produk skincare di pasaran, penting untuk kamu ketahui kandungan  yang aman untuk kulitmu. Di bawah ini rekomendasi kandungan skincare untuk kulit berjerawat:
1. Salicylic acid
Salicylic acid adalah kandungan yang umum dalam banyak produk skincare untuk mengatasi kulit berjerawat atau berminyak. Bahan ini mengobati jerawat dengan cara membuka pori-pori yang tersumbat akibat sebum. 

2.Sulfur
Sulfur atau belerang sudah mampu mengatasi berbagai jenis masalah kulit termasuk jerawat. Dengan sifatnya yang antijamur dan antibakteri, sulfur dapat mengurangi bakteri penyebab jerawat seperti bakteri propionibacterium.

3. Azelaic acid
Skincare untuk kulit berjerawat selanjutnya adalah azelaic acid. Bahan ini masih relatif jarang dalam produk skincare lokal. Padahal, azelaic acid tidak kalah efektif untuk mengatasi jerawat, lho. 
Di dalamnya terkandung sifat antimikroba dan antiinflamasi. Cara kerjanya dengan cara membersihkan pori-pori dari bakteri yang  menjadikan penyebab jerawat. 

4.Tea tree oil
Tea tree oil adalah minyak esensial yang cukup populer untuk mengobati jerawat. Di dalamnya bersifat antiinflamasi dan antimikroba, sehingga mampu menenangkan kemerahan, bengkak, dan peradangan. Untuk mengurangi jerawat ringan, kamu bisa menggunakan gel dengan kandungan tea tree oil sebanyak 5 persen. 

5. Extra lidah buaya
Skincare untuk kulit berjerawat selanjutnya adalah yang mengandung ekstrak lidah buaya. Bahan alami ini bersifat antiinflamasi dan antimikroba, yang membantu meredakan jerawat dan mengurangi peradangan pada kulit berjerawat.

Sumber:https://www.halodoc.com/artikel/7-kandungan-skincare-untuk-kulit-berjerawat-yang-aman-digunakan

MEMBUAT LIP BALM ALAMI


 

MEMBUAT LIP BALM ALAMI

Lip balm merupakan andalan untuk mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Lip balm berfungsi mengunci kelembapan dan membuat bibir tetap lembut dan tidak kering. Menggunakan lip balm akan memastikan bibir terhidrasi dengan baik dan lebih cepat sembuh dari masalah bibir kering.


Kamu bisa membuat lip balm sendiri di rumah. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga cukup sederhana. Untuk membuat lip balm sendiri kamu bisa MENGGUNAKANNYA lilin lebah atau beeswax. Beeswax ini bisa kamu temukan di toko bahan organik baik secara online maupun offline.Kamu juga bisa memanfaatkan minyak kelapa untuk membuat lip balm. Minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kelembapan kulit termasuk bibir. Sifat pelembap dan penyembuhan alami minyak ini menjadikannya pelembap bibir sempurna yang dapat digunakan langsung di bibir.


Berikut cara membuat membuat lip balm sendiri:

Lip balm lidah buaya

Bahan:

- Satu sendok makan minyak kelapa

-1/2 sendok makan lilin lebah

-1 sendok teh gel lidah buaya

Cara membuat:

1. Lelehkan minyak kelapa dan lilin lebah dalam panco dengan api kecil.

2. Setelah leleh, biarkan campuran menjadi dingin.

3. Tambahkan gel lidah buaya ke dalamnya dan aduk rata.

4. Tuang ramuan ke dalam wadah dan biarkan mengeras.

5. Lip balm siap digunakan sesuai kebutuhan.


Sumber:https://www.liputan6.com/hot/read/5307220/10-cara-membuat-lip-balm-sendiri-lebih-alami-dan-melembapkan?page=4

SEBLAK TIDAK SEHAT?


 

SEBLAK TIDAK SEHAT?


Capsaicin, bahan aktif yang membuat cabai terasa pedas, bisa menyebabkan lapisan dalam organ pencernaan atau mukosa lambung dan usus mengalami inflamasi atau peradangan. Jika terus dikonsumsi dalam jumlah banyak, komponen ini bisa merusak organ pencernaan.


Peradangan yang terjadi di jaringan organ pencernaan inilah yang juga membuat kamu merasakan sakit perut. Pada orang tertentu, terlalu banyak makan pedas juga bisa menyebabkan terjadinya heartburn.


Capsaicin juga bisa menyebabkan terjadinya iritasi di usus kecil sehingga mempercepat proses pencernaan. Saat seharusnya ada penyerapan air di usus besar, hal ini tidak terjadi sehingga air tetap keluar bersama dengan sisa produk pencernaan atau feses.


Rasa gurih dan asin yang ada pada garam dan penyedap rasa lainnya datang dari sodium atau natrium. Jika sudah sering makan seblak, pasti paham betapa gurihnya makanan ini. Dalam jumlah yang cukup, sodium memang dibutuhkan oleh tubuh. 


Bahaya makan seblak lain yang sering tidak disadari adalah betapa tidak seimbangnya kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalam seporsi seblak. Kerupuk, mie, makaroni, bakso, sosis, hingga kwetiau semua dimasukkan menjadi satu dalam masakan ini. Makanan yang ideal dan sehat seharusnya tidak hanya terdiri dari karbohidrat, tapi juga protein, serat, dan lemak.


Karbohidrat memang dibutuhkan sebagai sumber energi. Namun, tidak dalam jumlah yang terlalu banyak. Belum lagi, makanan berkarbohidrat memiliki jumlah kalori yang juga tinggi. Terlalu banyak asupan kalori bisa menyebabkan kenaikan berat badan.


Selain itu, karbohidrat dalam jumlah berlebih juga bisa meningkatkan kadar gula darah. Akibatnya, risiko terjadinya diabetes tipe 2 pun akan meningkat.


Sumber : https://www.sehatq.com/artikel/waspada-bahaya-makan-seblak-untuk-kesehatan-nyata-adanya/amp

PENYEBAB KARANG GIGI


 

PENYEBAB KARANG GIGI


Karang gigi atau kalkulus umumnya tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa terdapat karang gigi di dalam mulutnya. Meski tidak bergejala, karang gigi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menimbulkan masalah gigi, gusi, dan mulut

Ada berbagai penyebab karang gigi, di antaranya:


1. Kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga akibat jarang menyikat gigi atau tidak membersihkan gigi dengan benang gigi

2. Konsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung gula, seperti permen, susu, minuman kemasan, dan kue

3. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol

4. Mulut kering yang disebabkan efek samping obat antidepresan, antihistamin, kemoterapi, dan sindrom Sjögren


Bakteri yang ada pada karang gigi berisiko menyebabkan terjadinya iritasi pada gusi dan gigi. Seiring berjalannya waktu, iritasi bisa memicu radang gusi atau gingivitis. Padahal, gingivitis sebenarnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan gigi dan rutin melakukan pembersihan gigi di dokter gigi.


Jika tidak segera ditangani, gingivitis bisa semakin parah dan menyebabkanperiodontitis, yaitu penyakit gusi yang bisa menyebabkan gigi tanggal serta kerusakan pada tulang dan jaringan di sekitar gigi. Periodontitis yang tidak diobati juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.


Untuk mencegah karang gigi, kita dapat:

1. Sikat gigi secara rutin 2 kali sehari selama 2 menit.

2. Melakukan flossing

3. Mengurangi konsumsi gula

4. Menghentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol



Sumber: https://www.alodokter.com/mengenal-penyebab-karang-gigi-dan-cara-pencegahannya


MANFAAT DAUN BIDARA UNTUK LUKA


 

MANFAAT DAUN BIDARA UNTUK LUKA

Beberapa kandungan penting daun bidara adalah flavonoid, polifenol, alkaloid siklopeptida, glikosida, minyak atsiri, saponin dammarane, mineral, vitamin, asam amino, dan asam lemak tak jenuh ganda. Selain itu, daun bidara memiliki sifat antibakteri dan antioksidan yang dapat meningkatkan efek peningkatan kesehatannya.

Berikut ulasan mengenai manfaat daun bidara:

1. Menurunkan Kadar Kolesterol
Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh merupakan salah satu manfaat daun bidara untuk kesehatan. Serat daun bidara yang larut dalam air dapat membantu menurunkan kadar LDL kolesterol jahat.

2. Mengatasi Insomnia
Daun bidara mengandung saponin yang memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengobati insomnia. Rebusan daun bidara dapat kamu olah menjadi teh. Hasilnya, daun bidara dapat sebagai obat tidur alami untuk memastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup.

3. Mencegah Depresi
Salah satu cara untuk mencegah dan mengobati depresi adalah dengan memanfaatkan daun bidara. Khasiat daun bidara memberikan dampak menenangkan dan mendinginkan tubuh, yang membantu mengurangi gejala depresi.

4. Meningkatkan Sistem Pencernaan
Manfaat daun bidara dapat untuk mengobati masalah pada sistem pencernaan. Daun bidara dapat digunakan untuk mengobati penyakit maag yang merupakan dampak negatif ketika asam lambung.

5. Membantu Penyembuhan Luka
Sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri daun bidara dapat membantu penyembuhan bekas luka. Bekas luka bakar pada kulit mungkin lebih cepat sembuh karena kedua sifat tersebut. Daun bidara dapat untuk mengobati bekas luka, luka gores, lecet, dan kondisi lainnya.

Sumber : https://www.halodoc.com/artikel/7-manfaat-daun-bidara-bagi-kesehatan-tubuh-yang-jarang-diketahui

CARA MENGATASI BAU MULUT




 
CARA MENGATASI BAU MULUT

Agar dapat tampil dengan lebih percaya diri, tentunya aroma tidak sedap pada mulut harus disingkirkan. Cara menghilangkan bau mulut tidak sedap, dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, termasuk dengan cara alami. Simak beberapa  bahan herbal untuk bau mulut di bawah yang  yang perlu diketahui:

1. SIWAK
Siwak berasal dari akar, ranting, dan batang tanaman Salvadora persica. Selama ribuan tahun, banyak orang di belahan dunia mengunyahnya sebagai metode tradisional dalam membersihkan gigi.  

2. DAUN SIRIH
Kamu mungkin pernah mendengar tentang ramuan untuk bau mulut yang terbuat dari daun sirih dari nenek buyut. Zaman dulu banyak orang mengunyah daun sirih yang dicampur dengan bahan lain untuk membersihkan gigi.

3. ROSEMARY
Rosemary memiliki zat anti-inflamasi dan anti-mikroba untuk melawan mikroorganisme yang oportunistik.

4. PETERSELI
Taburkan peterseli cincang di atas kuah Baksomu atau mengunyah daun peterseli sehabis makan agar klorofil terlepas untuk menetralkan bau.

5. ADAS
Adas adalah bahan lain yang termasuk dalam ramuan untuk menghilangkan bau mulut. Bisa kamu bikin teh atau hanya dengan mengunyahnya untuk meningkatkan produksi air liur dan mendapatkan manfaat dari senyawa anti-bakterinya.

https://www.close-up.com/id/artikel/cara-menghilangkan-bau-mulut-dengan-bahan-alami.html?gclid=CjwKCAiAxreqBhAxEiwAfGfndAgeBy4eOL5k5OOb0_fbaIvyEO63T9sgKkFDemchQo9e8i99m_R37xoC5xQQAvD_BwE&gclsrc=aw.ds


MENGATASI TUMIT KERING


 

MENGATASI TUMIT KERING

Kaki pecah-pecah merupakan masalah kaki yang sangat umum dan bisa dialami siapa saja, termasuk anak-anak. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebabnya.


Mulai dari terlalu lama mengenakan sepatu, salah menggunakan sabun, hingga kaki terlalu lama terendam di dalam air, sehingga menyebabkan tumit kehilangan kelembapannya.


1. Jaga Kebersihan Kaki

2. Mandi dengan Air Dingin

Hal itu karena air panas dapat membuat kulit tubuh dan kakimu menjadi kering. Usahakan untuk mandi dengan air dingin atau bertemperatur ruangan.

3. Gunakan Pelembap Kaki

Sebelum tidur pada malam hari, oleskan petroleum jelly pada kaki, lalu bungkus kaki dengan menggunakan kaus kaki yang nyaman dan biarkan semalaman saat tidur. 

4. Gunakan Krim Kaki

Kandungan dalam krim kaki bermanfaat melembapkan kaki, mengatasi kulit kapalan atau tebal, dan menjaga agar kulit kaki selalu terhidrasi 

5. Perbanyak Minum Air Putih

6. Menggosokkan Batu Apung

Pertama-tama, rendam dulu kakimu dalam air sabun selama lima menit, lalu basahi batu apung dan gosokkan secara perlahan pada daerah tumit yang pecah-pecah itu selama dua hingga tiga menit.

7. Rendam Kaki Dalam Air Lemon & Garam


Tips Mencegah Kaki Pecah-pecah

 kamu perlu menemukan sepatu yang pas yang bisa menopang tumit dengan baik. Bila perlu, kenakanlah sepatu yang lebar di area tumit dan yang kokoh untuk menopang dan melindungi tumit kamu, hindari juga berdiri atau duduk dengan menyilangkan kaki terlalu lama, dan mengenakan pelembap kaki secara rutin.


Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/ini-7-cara-ampuh-mengatasi-kaki-pecah-pecah