1. Menyampaikan sinyal antara otak dan tubuh
Magnesium memainkan peran penting dalam menyampaikan sinyal antara otak dan tubuh. Keberadaannya menjaga supaya saraf tidak terlalu terstimulasi, yang dapat menyebabkan kerusakan otak.
2. Menjaga detak jantung sehat
Detak jantung yang sehat salah satunya tergantung pada kadar dan kinerja mineral ini. Magnesium bekerja sama dengan kalsium menghasilkan kontraksi jantung.
3. Mengatur kontraksi otot
Jika tubuh tidak memiliki cukup magnesium untuk bersaing dengan kalsium, otot mungkin berkontraksi terlalu banyak, menyebabkan kram atau kejang.
4. Menurunkan tekanan darah
Orang yang mengonsumsi 450 mg magnesium setiap hari dapat mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, terutama bagi pengidap hipertensi.
5. Mengurangi risiko penyakit jantung
Kadar mineral Mg yang rendah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Magnesium memiliki sifat antiinflamasi yang kuat, dapat mencegah pembekuan darah, dan dapat membantu pembuluh darah menjadi rileks sehingga menurunkan tekanan darah.
Meskipun bisa diperoleh melalui asupan suplemen, lebih baik lagi kalau mineral ini diperoleh secara alami melalui makanan.
• Apa saja makanan yang mengandung magnesium?
Biji labu, Biji chia, Kacang almond, Bayam, Kacang mete, Kacang tanah, Susu kedelai, Oat, Roti gandum, Alpukat, Beras coklat, Susu.
Jika kamu kerap mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, ada kemungkinan kamu menyerap lebih sedikit magnesium dari makanan. Sebab, magnesium tidak larut dalam lemak sehingga dapat menggagalkan proses penyerapan magnesium di dalam tubuh.
sumber: https://www.halodoc.com/artikel/harus-tahu-ini-efeknya-kalau-tubuh-kebanyakan-magnesium








0 komentar:
Posting Komentar